Kami selalu update..
Cerita, Moment, dan Pencapaian Makaroni Ngehe menuju tahun ke-10.
Huaah! Kriuk Pedas Makaroni Ngehe #CiwitBuTina yang Bikin Nangih
Kriuk renyah makaroni ini bisa bikin keringatan. Tingkat kepedasan bisa dipilih sesuai selera. Sekali kunyah dijamin tak bisa berhenti.
Makaroni Ngehe, Ide `Nyeleneh` Beromzet Rp40 Juta per Hari
Benar saja, kali ini, ide nyeleneh seorang mahasiswa asal Tasikmalaya, Ali Muharam (29), ternyata berhasil melejitkan usahanya yang baru saja berjalan dua tahun.
The Art of Demanding Perfection
Yesterday i was all soury. Frowny. Full of dissapointment. Karena semua hal yang diharapkan kurang sempurna seperti yang seharusnya. Hari ini final persiapan pembukaan cabang baru di Syahdan. Seharusnya buka hari ini (Rabu 13-11-13), tapi karena eksekusi yang jatuhnya nggak sempurna, pembukaan pun dilakukan besok.
Ngehe: The Mark of Life.
Menakutkan. Penuh rintangan. Susah. Memerlukan biaya besar. Butuh banyak koneksi. Harus keturunan pengusaha juga. Nyari tempat nggak gampang. Sewa tempat jualan harus tahunan. Saingan banyak. Belum cukup modal. Masih terlalu muda. Takut nggak berhasil. Nggak sanggup bangkrut.
Fidgeting heart. Gaaah~
my heart keeps fidgeting. Like, im on drugs. High. Or something. This morning i took a risky decision. Im gambling on my guts. I dont know. I should be affraid but somehow it makes me super excited. I dont know. I really dont know how to do this, but deep inside my heart i believe its gonna be okay.
random blah blah blah
Lately I’ve been thinking about something that bothered me. Well, not really bothering thou, udah dipecahkan juga dengan pemikiran yang jernih. Tapi sisi lain dari negatifitas di kepala masih aja terus menciprati pikiran untuk mengambil hal ini dengan pemikiran yang dalam dan serius. Yang padahal sama sekali tidak penting untuk dipikirkan karena hanya membuang energi dan waktu.
Pagi dan kelana benak yang absur (judul yang absur juga)
Selamat pagi yang terlambat. Berita nasionalisme basa-basi di kompas tujuh September. Ada yang menarik dan ada pula yang blah blah blah. Sebagian informasi yang ditayangkan dalam lembaran koran itu seolah peta kelengahan si pemimpin, indikasi kemandulan yang terjadi dalam berbagai lini.